budaya

Rumus Menghitung Mencari Hari Kematian

Sudah menjadi adat tradisi masyarakat Jawa, setiap keluarganya ada yang meninggal dunia pasti diadakan acara “selametan” (berdoa untuk arwah tersebut).

Acara “bancakan selametan” biasanya di adakan untuk memperingati 7 hari kematian, 40 hari, 100 hari, mendhak pisan (1 tahun), mendhak pindho (2 tahun), dan seribu hari kematian (nyewu).

Untuk menghitung hari kematian disini saya akan share sebuah rumus yang bisa mempermudah mencari hari tersebut. Rumus ini bisa untuk di terapkan di hari apa saja. Disini saya akan mengambil contoh misalnya; ada yang meninggal di hari MINGGU PAHING, bulan MULUD tahun 2021. Rumusnya adalah;

Mencari 40 hari;

NAMA SARMA : dina kelima, pasaran kelima. Jika meninggal hari Minggu Pahing maka Dina kelima setelah hari minggu adalah hari KAMIS. Pasaran kelima: pasaran kelima setelah Pahing adalah LEGI. Berarti untuk memperingati 40 harinya adalah KAMIS LEGI.

Mencari 100 hari;

NORO SARMA : dina keloro (kedua), Pasaran kelima. Jika meninggal hari Minggu Pahing maka hari ke loro (kedua) adalah hari SENIN. Pasaran kelima: pasaran kelima setelah Pahing adalah LEGI. Berarti untuk memperingati 100 harinya adalah SENIN LEGI.

Mencari PENDAK PISAN (1 tahun);

NOPAT SARPAT : dina kepapat (hari ke-empat), Pasaran kePapat. Bulannya sama seperti kejadian meninggalnya. Jika meninggal hari Minggu Pahing maka Dina ke Papat (hari ke empat) adalah hari RABU. Pasaran ke papat (ke empat) setelah Pahing adalah KLIWON. Bulannya sama, karena meninggalnya bulan Mulud maka juga jatuh pada bulan MULUD. Berarti mendhak pisan (1 tahunnya) ; bulan MULUD hari RABU KLIWON tahun 2022.

Mencari PENDAK PINDHO (2 tahun);

NOJEG SARJEG: Dina Ajeg (hari sama), Pasaran Ajeg. Bulannya sama seperti kejadian meninggalnya. Jika meninggal hari Minggu Pahing maka harinya tetap MINGGU, pasarannya tetap PAHING. Bulannya sama, karena meninggalnya bulan Mulud maka juga jatuh pada bulan MULUD. Berarti PENDHAK PINDHO (2 tahunnya) ; bulan MULUD hari MINGGU PAHING tahun 2023.

Mencari 1000 hari:

SINDURO NONEM SARMA

Sasi mundur loro (mundur 2 bulan), Dina ke enem (hari ke enam), Pasaran kelima. Bulannya mundur dua bulan dari Mulud adalah bulan SURA . Jika meninggal hari Minggu Pahing maka Dina ke Enem (hari ke-6) adalah hari JUMAT. Pasaran ke lima (ke empat) setelah Pahing adalah LEGI. Berarti 1000 harinya adalah; bulan SURA hari JUMAT LEGI tahun 2023.

Demikian rumus yang dapat saya bagikan kepada anda sekalian, semoga bermanfaat. Rahayu. (SG)

0 comments on “Rumus Menghitung Mencari Hari Kematian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: