Tidak Dikategorikan

Ramadhan Jadi Ruang Kreatif, Ki Sigid Ariyanto Konsisten Rawat Karawitan Cakraningrat

Rembang – Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk memperdalam spiritualitas, tetapi juga menjadi ruang kreatif bagi dalang wayang kulit asal Rembang, Ki Sigid Ariyanto, dalam mengembangkan kualitas iringan pementasan wayang melalui latihan Kerawitan Cakraningrat.

Latihan kerawitan tersebut digelar di Taman Budaya Sambongan (TBS), Sulang, Rembang, mulai Jumat, 6 Maret hingga Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilakukan pada bulan Ramadhan sebagai bagian dari proses kreatif dalam mempersiapkan komposisi iringan gamelan untuk pementasan wayang kulit.

Kerawitan Cakraningrat sendiri merupakan kelompok pengrawit yang secara khusus mengiringi pementasan wayang Ki Sigid Ariyanto. Sejak tahun 2012, penggarapan komposisi iringan kelompok ini dipercayakan kepada Dr. Joko Porong, M.Sn, dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang dikenal sebagai komposer karawitan.

Menurut Ki Sigid Ariyanto, latihan rutin ini penting untuk menjaga kekompakan para pengrawit sekaligus menjadi ruang eksplorasi musikal dalam dunia pedalangan.

“Latihan ini bukan sekadar mempersiapkan pementasan, tetapi juga menjadi proses kreatif untuk mengembangkan garapan iringan wayang agar tetap hidup dan berkembang,” ujar Ki Sigid Ariyanto.

Dalam latihan tahun 2026 ini, beberapa materi komposisi yang digarap antara lain Patalon gaya Jawa Timuran, iringan Bedhol Kayon sebagai pembuka pertunjukan, iringan Jengkaran, serta beberapa garapan iringan lain yang akan digunakan dalam pementasan wayang mendatang.

Selama tiga hari pelaksanaan, para pengrawit Kerawitan Cakraningrat menjalani latihan secara intensif siang hingga malam, guna mematangkan struktur musikal serta membangun kekompakan dalam permainan gamelan.

Selain sebagai ruang latihan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendokumentasian proses kreatif seni pedalangan, sekaligus memperkuat peran Taman Budaya Sambongan sebagai salah satu ruang berkesenian yang aktif di Kabupaten Rembang.

Melalui latihan rutin ini, Ki Sigid Ariyanto berharap Kerawitan Cakraningrat dapat terus berkembang sebagai kelompok pengiring wayang yang mampu menghadirkan kualitas musikal yang kuat dalam setiap pementasan. (Sgd-26)

0 comments on “Ramadhan Jadi Ruang Kreatif, Ki Sigid Ariyanto Konsisten Rawat Karawitan Cakraningrat

Tinggalkan komentar